Sistem Elektrikal

Instalasi distribusi tenaga listrik, sistem darurat genset, penerangan, penangkal petir, dan pentanahan untuk bangunan gedung dan industri secara aman dan andal

1. Definisi & Ruang Lingkup

Sistem Elektrikal dalam MEP mencakup seluruh instalasi yang berkaitan dengan penyaluran, distribusi, dan penggunaan energi listrik di dalam bangunan secara aman, andal, dan efisien. Sistem ini meliputi distribusi tegangan rendah dari sumber utama (PLN/trafo) hingga ke beban akhir, sistem daya darurat, pencahayaan, proteksi petir, dan pentanahan.

Distribusi Tenaga Listrik
  • Dari trafo PLN ke panel LVMDP
  • Distribusi ke panel SDP per zona/lantai
  • Proteksi MCB, MCCB, ACB, RCCB
  • Kabel NYY, NYFGbY, NYFGBY
Sistem Darurat
  • Genset diesel sebagai backup PLN
  • Panel ATS/AMF otomatis
  • UPS untuk beban kritis
  • Beban vital, prioritas, non-darurat
Penerangan & Proteksi
  • Penerangan normal dan darurat
  • Desain berdasarkan lux level (SNI)
  • Penangkal petir konvensional/ESE
  • Grounding system ≤ 5 Ohm
2. Sistem Distribusi Tenaga Listrik

Sistem distribusi dirancang secara hierarkis dari sumber utama hingga beban akhir. Setiap level panel dilengkapi proteksi yang sesuai untuk menjamin keselamatan dan kemudahan pemeliharaan.

Hierarki Panel Distribusi Listrik
LevelPanelFungsiProteksi
1LVMDP (Low Voltage Main Distribution Panel)Panel utama penerima daya dari trafo PLNACB / MCCB besar; busbar rating tinggi
2SDP (Sub Distribution Panel)Panel distribusi per gedung/zona/lantaiMCCB; feeder dari LVMDP
3LP (Lighting Panel)Panel khusus rangkaian peneranganMCB 1-phase per sirkuit; max 16A
3PP (Power Panel)Panel khusus stop kontak dan beban kecilMCB + RCCB (proteksi kebocoran arus)
3MCC (Motor Control Center)Panel kontrol motor pompa, fan, lift, dsbMCCB + Overload relay + Contactor
Jenis Kabel & Aplikasinya
Jenis KabelKonstruksiAplikasi
NYMPVC insulation + PVC outer sheathInstalasi dalam dinding, plafon, konduit; 1-phase
NYYPVC insulation + PVC sheath kuatInstalasi kering, panel ke panel, tray
NYFGbY / NYFGBYDengan armour kawat bajaInstalasi tanah langsung, area mekanis berat
NYYHYFleksibel, multi-coreKoneksi peralatan bergerak, panel pintu
FRC (Fire Resistant Cable)Mineral insulation atau mica tapeFire alarm, pompa FF, lift kebakaran — wajib tahan api 90 menit
Perhitungan Beban & Ukuran Kabel
  • Arus nominal: I = P / (V × cos φ) untuk 1-phase; I = P / (√3 × V × cos φ) untuk 3-phase
  • Ukuran kabel: pilih berdasarkan arus nominal + faktor koreksi suhu + faktor pengelompokan
  • Voltage drop: max 3% untuk penerangan, max 5% untuk beban lain (PUIL 2011)
  • Short circuit capacity: kabel harus mampu menahan Isc selama 1 detik minimum
Standar
PUIL 2011 / SNI 0225IEC 60364SNI 04-0225-2000PLN S2-001
3. Sistem Daya Darurat (Genset & UPS)
Klasifikasi Beban Darurat
KategoriContoh BebanBackupWaktu Switch
Beban Kritis (Critical)UPS komputer, ICU RS, sistem kontrol, fire alarmUPS online ≤ 0 msTanpa jeda (0 ms)
Beban Vital (Essential)Pompa fire fighting, lift kebakaran, penerangan daruratGenset + ATS≤ 10 detik
Beban PentingAC ruang server, pompa air, panel CCTV, lift biasaGenset + ATS≤ 30 detik
Beban UmumAC umum, stop kontak biasa, penerangan umumTidak dibackup—
Komponen Sistem Genset
KomponenFungsiSpesifikasi
Diesel Generator SetPembangkit listrik daruratKapasitas 60–80% total beban vital; Standby rating
Panel AMF (Auto Main Failure)Deteksi kegagalan PLN, start genset otomatisPengaturan delay, volt sensing, freq sensing
Panel ATS (Auto Transfer Switch)Memindahkan beban dari PLN ke gensetOpen transition atau closed transition; interlock mekanis
Daily TankTangki solar dekat gensetKapasitas 8 jam operasional; level switch otomatis
Main TankPenyimpanan solar utamaKapasitas 3–7 hari; anti-kebakaran, ventilasi
Exhaust SystemPembuangan gas buang ke luarPipa baja, silencer, discharge minimal 3 m di atas atap
Standar
PUIL 2011IEC 60034NFPA 110ISO 8528
4. Sistem Penerangan
Standar Tingkat Iluminasi (SNI 03-6197)
Ruang / AreaLux (E)Rendering Warna (Ra)
Ruang kerja perkantoran300–500≥ 80
Ruang rapat / konferensi300–500≥ 80
Lobi, resepsionis200–300≥ 80
Koridor, tangga100–200≥ 60
Toilet, kamar mandi200–300≥ 80
Parkir basement75–100≥ 60
Ruang operasi RS1.000–2.000≥ 90
Laboratorium500–750≥ 80
Gudang / workshop150–300≥ 60
Perhitungan Jumlah Titik Lampu
  • Rumus Lumen: N = (E × A) / (Φ × CU × MF)
  • N = jumlah armatur; E = iluminasi target (lux); A = luas lantai (m²)
  • Φ = flux lampu per armatur (lumen); CU = coefficient of utilization; MF = maintenance factor
  • Software: DIALux, Relux, AGi32 untuk perhitungan presisi dan visualisasi 3D
Penerangan Darurat (Emergency Lighting)
JenisFungsiDurasiStandar
Emergency Escape LightingMenerangi jalur evakuasi saat listrik padamMin 1 jam (NFPA), 3 jam (BS)Min 1 lux di jalur, 0.5 lux di area terbuka
Exit Sign / Rambu EvakuasiMengarahkan penghuni ke pintu keluarMin 3 jamBacklit LED; terlihat dari 30 m
Safety LightingMenerangi area berbahaya (tangga, ruang mesin)Min 3 jamMin 10% iluminasi normal
Standar
SNI 03-6197-2000PUIL 2011IEC 60598CIBSE Lighting Guide
5. Penangkal Petir & Pentanahan
Perbandingan Sistem Penangkal Petir
SistemPrinsipRadius ProteksiAplikasi
Franklin Rod (Konvensional)Batang logam pasif menangkap sambaranSesuai sudut proteksi 45–60°Gedung sederhana, rumah tinggal
ESE (Early Streamer Emission)Memancarkan streamer lebih awal, jangkauan luas10–107 m radius (sesuai kelas)Gedung tinggi, bangunan luas
Faraday Cage / MeshJaringan konduktor di seluruh atapProteksi merata seluruh atapBangunan besar, stadium, pabrik
SPD (Surge Protective Device)Proteksi internal dari lonjakan tegangan—Panel, peralatan elektronik sensitif
Sistem Pentanahan (Grounding)
Tipe GroundingFungsiNilai Resistansi
Safety Grounding (PE)Melindungi manusia dari tegangan sentuh — casing peralatan≤ 5 Ω
Functional GroundingReferensi tegangan nol untuk sistem kontrol dan IT≤ 1–2 Ω
Lightning GroundingMengalirkan arus sambaran petir ke bumi≤ 5 Ω (ideal ≤ 1 Ω)
Combined GroundingSemua sistem terhubung ke common grounding ring≤ 1 Ω
Standar
SNI 03-7015-2004IEC 62305NFPA 780PUIL 2011IEEE 80
6. Dokumen & Gambar Teknis Elektrikal
NoJenis GambarIsi DokumenTahap
1Single Line Diagram (SLD)Alur distribusi dari trafo/PLN → LVMDP → SDP → LP/PP, lengkap rating proteksiDED Utama
2Load CalculationPerhitungan total beban per panel, demand factor, diversity factorDED
3Layout Kabel Tray & ConduitJalur kabel tray, konduit di denah, elevasi, ukuranDED / Konstruksi
4Layout PeneranganPosisi armatur, jenis lampu, lux calculation, zona switchingDED / Konstruksi
5Layout Stop Kontak & PanelPosisi socket outlet, panel per lantai, zona sirkuitDED / Konstruksi
6Wiring Diagram PanelDetail internal panel: busbar, proteksi, numbering, labelFabrikasi Panel
7Grounding & Lightning LayoutJalur konduktor petir, elektroda tanah, bondingDED
8As-Built DrawingGambar akhir sesuai kondisi terpasangSerah Terima
7. Tips & Best Practice Instalasi Lapangan
Sebelum Instalasi
  • Gunakan ETAP atau software load flow untuk verifikasi SLD
  • Koordinasi jalur kabel tray dengan ducting HVAC
  • Pastikan panel room memiliki ventilasi dan akses yang cukup
  • Cek koordinasi proteksi: downstream harus trip lebih dulu
Saat Instalasi
  • Pisahkan jalur kabel daya dan kabel sinyal/data min 30 cm
  • Gunakan kabel FRC untuk jalur fire alarm dan pompa FF
  • Kabel tray: isi max 40% dari kapasitas (faktor panas)
  • Semua sambungan kabel wajib menggunakan terminal — no splice terbuka
Testing & Komisioning
  • Insulation resistance test: min 1 MΩ per 1 kV tegangan kerja
  • Earth resistance test: rod driven ≤ 5 Ω; combined ≤ 1 Ω
  • ATS test: simulasi blackout PLN — genset harus start ≤ 10 detik
  • Load test genset: full load 100% selama 2 jam sebelum serah terima